Kembali

Fundamental Jaringan dan Internet Berbasis Mikrotik

Lisensi Mikrotik & fitur-fiturnya

A. Pengantar

MikroTik menggunakan sistem lisensi (license) untuk mengatur hak penggunaan dan fitur yang tersedia pada RouterOS.
Artinya, setiap instalasi RouterOS memiliki tingkat lisensi tertentu yang menentukan berapa banyak fitur yang bisa digunakan, berapa lama masa aktifnya, dan untuk keperluan apa sistem itu dijalankan (belajar, uji coba, atau produksi).

Sistem lisensi ini tidak berlaku untuk RouterBOARD, karena RouterBOARD biasanya sudah dilengkapi lisensi bawaan sesuai tipenya.


B. Tujuan Lisensi MikroTik

Tujuan utama lisensi pada RouterOS adalah:

  1. Membedakan penggunaan berdasarkan kebutuhan.
    Misalnya, untuk laboratorium cukup lisensi level rendah, sedangkan untuk ISP butuh level tinggi.

  2. Mendukung pengembangan dan pembaruan sistem MikroTik.

  3. Menjamin kestabilan dan kelegalan penggunaan perangkat lunak RouterOS.


C. Jenis dan Level Lisensi MikroTik

RouterOS memiliki beberapa tingkatan lisensi (License Level), mulai dari Level 0 (trial) hingga Level 6.
Semakin tinggi level lisensi, semakin banyak fitur dan kapasitas yang bisa digunakan.

Level Jenis Penggunaan Durasi / Masa Aktif Batas User / Interface Keterangan Umum
Level 0 Trial / Demo 24 jam Terbatas Hanya untuk uji coba, tidak bisa digunakan permanen
Level 1 Free (Old version only) Tidak terbatas Sangat terbatas Versi lama, sudah tidak digunakan lagi
Level 3 Wireless CPE (Client) Tidak terbatas 1 interface wireless aktif Cocok untuk perangkat penerima Wi-Fi
Level 4 WISP / SOHO Router Tidak terbatas Hingga 200 user DHCP Umum digunakan untuk jaringan kecil / sekolah
Level 5 ISP Medium Tidak terbatas Hingga 500 user DHCP Digunakan untuk jaringan menengah
Level 6 ISP Profesional / Enterprise Tidak terbatas Tidak terbatas Level tertinggi, semua fitur aktif penuh

Catatan:
Pada RouterBOARD, lisensi biasanya sudah disertakan (contoh: RB750 memiliki Level 4, CCR memiliki Level 6).


D. Fitur-Fitur Umum MikroTik (RouterOS)

Berikut beberapa fitur utama yang dapat digunakan sesuai dengan lisensinya:

1. Routing

  • Mengatur rute antar jaringan (static & dynamic routing).

  • Mendukung protokol seperti RIP, OSPF, dan BGP.

2. Firewall & NAT

  • Melindungi jaringan dari akses tidak sah.

  • NAT (Network Address Translation) memungkinkan IP lokal mengakses internet melalui IP publik.

3. Wireless Management

  • Konfigurasi access point, repeater, bridge, dan client wireless.

  • Mendukung keamanan WEP, WPA, WPA2.

4. Hotspot & User Management

  • Mengatur login pengguna (user-based access) menggunakan username/password.

  • Dapat digunakan untuk sekolah, kampus, atau kafe.

5. DHCP, DNS, dan IP Services

  • DHCP Server/Client untuk pembagian IP otomatis.

  • DNS Server/Relay untuk resolusi nama domain.

  • IP Address Management, ARP, dan SNTP client.

6. Bandwidth Management

  • Mengatur kecepatan akses pengguna (simple queue, queue tree).

  • Memastikan pembagian bandwidth adil antar pengguna.

7. Monitoring & Logging

  • Menampilkan traffic, log aktivitas, dan status koneksi secara real-time.

  • Dapat diakses lewat Winbox, WebFig, atau SSH.

8. VPN & Remote Access

  • Mendukung berbagai tipe VPN seperti PPTP, L2TP, OpenVPN, dan IPsec.

  • Memungkinkan akses aman dari jarak jauh.

9. Backup dan Restore

  • Menyimpan konfigurasi jaringan agar bisa dipulihkan jika terjadi kerusakan.


E. Cara Mengecek Lisensi MikroTik

Untuk melihat lisensi RouterOS yang digunakan, dapat dilakukan melalui terminal atau Winbox:

Via Terminal:

/system license print 

Akan muncul informasi seperti:

software-id: ABCD-1234 nlevel: 4 features: hotspot, wireless, routing 

Via Winbox:

Masuk ke menu System → License untuk melihat level lisensi, software ID, dan tanggal aktivasi.


F. Kesimpulan

  • RouterOS menggunakan sistem lisensi berjenjang (Level 0–6) yang menentukan fitur dan batas kemampuan sistem.

  • Semakin tinggi level lisensi, semakin lengkap fitur yang bisa digunakan.

  • Pada RouterBOARD, lisensi sudah terpasang otomatis dan tidak perlu dibeli terpisah.

  • Memahami lisensi sangat penting agar sistem jaringan berjalan stabil, legal, dan sesuai kebutuhan.

Daftar Materi