A. Pengantar
Routing statis adalah proses menentukan jalur komunikasi antar jaringan secara manual oleh administrator.
Berbeda dengan dynamic routing yang bersifat otomatis, pada static routing, semua rute harus ditentukan satu per satu.
Static routing cocok digunakan untuk:
-
Jaringan kecil atau menengah (misalnya di sekolah, kantor cabang, atau lab komputer).
-
Lingkungan yang jarang berubah topologinya.
-
Latihan dasar sebelum memahami routing dinamis.
B. Pengertian Static Routing
Static routing adalah rute tetap (manual) yang dibuat oleh admin jaringan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda.
Router menggunakan rute ini untuk menentukan jalur paket menuju jaringan tujuan yang tidak langsung terhubung (indirect network).
C. Tujuan dan Fungsi Static Routing
| Tujuan / Fungsi | Penjelasan |
|---|---|
| Menghubungkan beberapa jaringan LAN | Misalnya antar dua kantor atau antar dua router |
| Mengatur jalur lalu lintas data | Dapat mengarahkan jalur tertentu agar lebih efisien |
| Menjadi dasar untuk belajar routing dinamis | Static routing lebih mudah dipahami |
| Menentukan gateway manual untuk koneksi Internet | Misalnya menambahkan default route ke ISP |
D. Komponen Utama dalam Static Routing
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Destination Network | Alamat jaringan tujuan (misalnya 192.168.20.0/24) |
| Gateway (Next Hop) | IP router tujuan yang menjadi pintu keluar |
| Interface | Port fisik yang digunakan untuk mengirim paket |
| Distance (Optional) | Nilai prioritas rute (semakin kecil semakin diprioritaskan) |
E. Contoh Topologi
[PC1]──192.168.10.0/24──[Router1]──10.10.10.0/30──[Router2]──192.168.20.0/24──[PC2]
Keterangan:
-
Router1:
-
ether1: 192.168.10.1/24
-
ether2: 10.10.10.1/30
-
-
Router2:
-
ether1: 10.10.10.2/30
-
ether2: 192.168.20.1/24
-
Tujuan: PC1 bisa ping ke PC2.
F. Konfigurasi Static Routing di MikroTik
Langkah 1 – Konfigurasi IP Address
Router1
/ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether1 /ip address add address=10.10.10.1/30 interface=ether2
Router2
/ip address add address=10.10.10.2/30 interface=ether1 /ip address add address=192.168.20.1/24 interface=ether2
Langkah 2 – Menambahkan Static Route
Di Router1:
/ip route add dst-address=192.168.20.0/24 gateway=10.10.10.2
Di Router2:
/ip route add dst-address=192.168.10.0/24 gateway=10.10.10.1
Langkah 3 – Pengujian Konektivitas
-
Dari PC1 (192.168.10.x) ping ke PC2 (192.168.20.x)
Jika sukses, berarti static routing telah bekerja.
Cek tabel routing:
/ip route print
G. Konsep Default Route pada Static Routing
Jika ingin menghubungkan jaringan ke Internet, perlu menambahkan default route:
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.10.10.1
Arti: semua paket yang tidak diketahui tujuannya akan dikirim ke gateway tersebut (biasanya gateway ISP).
H. Contoh Kasus Lengkap
Kasus:
Jaringan sekolah memiliki dua router:
-
Router 1 (Kelas): 192.168.10.0/24
-
Router 2 (Lab): 192.168.20.0/24
Keduanya terhubung lewat link 10.10.10.0/30.
Agar komputer di kelas bisa berkomunikasi dengan lab, buat routing statis di kedua router seperti contoh di atas.
I. Troubleshooting Static Routing
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Tidak bisa ping antar jaringan | Rute belum ditambahkan di salah satu router | Tambahkan rute manual di kedua router |
| Hanya satu arah bisa ping | Salah satu router tidak punya rute balik | Pastikan rute dua arah dibuat |
| Ping hanya bisa IP, tidak bisa domain | DNS belum dikonfigurasi | Tambahkan DNS Server |
| Paket tidak keluar ke Internet | Default route belum ada | Tambahkan default route (0.0.0.0/0) |
J. Keunggulan dan Kelemahan Static Routing
| Keunggulan | Kelemahan |
|---|---|
| Konfigurasi sederhana | Tidak efisien di jaringan besar |
| Aman (tidak mudah berubah otomatis) | Harus diubah manual jika topologi berubah |
| Tidak membutuhkan resource besar | Rentan human error (salah ketik gateway) |
K. Kesimpulan
-
Static routing digunakan untuk menghubungkan jaringan yang tidak langsung terhubung.
-
Rute ditentukan secara manual menggunakan perintah
/ip route add. -
Cocok untuk jaringan kecil, lab, atau belajar dasar routing.
-
Gunakan default route (0.0.0.0/0) untuk akses Internet.
-
Pastikan rute dibuat dua arah agar komunikasi berjalan lancar.