Kembali

Fundamental Jaringan dan Internet Berbasis Mikrotik

Default route & gateway

A. Pengantar

Dalam jaringan komputer, routing menentukan ke mana paket data harus dikirim agar sampai ke tujuannya.
Namun, bagaimana jika router tidak tahu ke mana arah tujuan sebuah paket?
Di sinilah konsep default route dan gateway digunakan.

Default route berfungsi sebagai jalan utama atau rute cadangan terakhir bagi router untuk mengirimkan paket ke luar jaringan lokal, biasanya menuju Internet melalui gateway (router atau modem ISP).


B. Pengertian Default Route

Default Route adalah rute bawaan (rute umum) yang digunakan oleh router ketika tidak ada rute spesifik ke jaringan tujuan dalam tabel routing.

  • Default route biasanya ditulis dengan alamat tujuan 0.0.0.0/0.

  • Artinya: “Jika tidak tahu ke mana arah tujuan paket, kirim saja ke gateway ini.”


C. Pengertian Gateway

Gateway adalah alamat IP router lain (pintu keluar) yang menjadi tujuan berikutnya (next hop) dari paket data.
Dalam koneksi Internet, gateway biasanya adalah router milik ISP atau modem.

Contoh:

Komputer → Router MikroTik → Modem ISP
Maka IP modem adalah gateway bagi MikroTik.


D. Hubungan antara Default Route dan Gateway

  • Default Route = perintah atau aturan

  • Gateway = tujuan yang dituju oleh default route

Contoh:

/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 

Artinya:
Jika router tidak tahu ke mana mengirim paket, arahkan semuanya ke 192.168.1.1 (gateway ISP).


E. Fungsi Default Route & Gateway dalam Jaringan

Fungsi Penjelasan
Menghubungkan jaringan lokal ke Internet Router meneruskan semua trafik keluar melalui gateway ISP
Menjadi rute utama (utama/default) Paket yang tidak cocok dengan rute manapun akan dikirim lewat default route
Menyederhanakan konfigurasi routing Tidak perlu menulis rute manual untuk setiap jaringan
Menjadi cadangan (backup route) Dapat digunakan dengan distance berbeda untuk backup jalur Internet

F. Contoh Topologi

[LAN] 192.168.10.0/24 │ [Router MikroTik] │ [Modem ISP] 
  • LAN: 192.168.10.0/24

  • Gateway (modem ISP): 192.168.1.1

  • Ether1 MikroTik terhubung ke modem ISP


G. Langkah Konfigurasi Default Route di MikroTik

Langkah 1 – Pastikan IP WAN sudah didapatkan

Jika menggunakan DHCP Client:

/ip dhcp-client add interface=ether1 use-peer-dns=yes use-peer-ntp=yes add-default-route=yes 

Opsi add-default-route=yes otomatis menambahkan default route dari ISP.

Atau jika menggunakan IP statis:

/ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1 

Langkah 2 – Tambahkan Default Route Manual

/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 

Perintah ini membuat semua trafik yang tidak dikenal diarahkan ke gateway ISP (192.168.1.1).


Langkah 3 – Cek Routing Table

/ip route print 

Contoh hasil:

DST-ADDRESS GATEWAY DISTANCE 0.0.0.0/0 192.168.1.1 1 192.168.10.0/24 ether2 0 

???? Baris pertama adalah default route ke Internet.


Langkah 4 – Uji Koneksi Internet

Ping ke DNS publik:

/ping 8.8.8.8 

Jika berhasil, default route sudah berfungsi.
Agar dapat mengakses situs web dengan nama domain, pastikan juga DNS sudah diatur:

/ip dns set servers=8.8.8.8,1.1.1.1 allow-remote-requests=yes 

H. Default Route Ganda (Multi Gateway)

Jika router memiliki dua koneksi Internet (misalnya ISP1 dan ISP2), kamu dapat menambahkan dua default route:

/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 distance=1 /ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 distance=2 
  • Distance menunjukkan prioritas.

  • Semakin kecil angkanya, semakin diutamakan.

  • Jika gateway utama gagal, router otomatis memakai gateway cadangan.


I. Troubleshooting Default Route

Masalah Penyebab Solusi
Tidak bisa ping ke Internet Default route belum dibuat Tambahkan route 0.0.0.0/0 ke gateway ISP
Hanya bisa ping IP, tidak bisa domain DNS belum dikonfigurasi Tambahkan DNS 8.8.8.8 atau 1.1.1.1
Internet kadang tidak stabil Ada dua default route tanpa pengaturan distance Atur distance agar gateway utama lebih prioritas
Tidak bisa akses jaringan lokal Salah interface gateway Pastikan gateway ada di interface WAN

J. Kesimpulan

  • Default route (0.0.0.0/0) digunakan sebagai jalur keluar utama ketika tidak ada rute lain yang cocok.

  • Gateway adalah IP router tujuan tempat paket dikirim keluar jaringan.

  • Keduanya penting untuk menghubungkan jaringan lokal (LAN) ke Internet (WAN).

  • MikroTik dapat membuat default route otomatis melalui DHCP Client, atau manual dengan perintah /ip route add.

Daftar Materi