A. Pengantar
Filter Rule adalah inti dari sistem firewall Mikrotik.
Dengan filter rule, kita bisa menentukan paket data mana yang diizinkan (allow), ditolak diam-diam (drop), atau ditolak dengan pesan (reject).
B. Jenis Action pada Firewall
| Action | Fungsi |
|---|---|
| accept | Mengizinkan paket data melewati firewall |
| drop | Menolak paket tanpa memberikan respon (lebih aman) |
| reject | Menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan (misalnya “connection refused”) |
C. Contoh Rule Umum
1. Izinkan akses Winbox dari jaringan lokal
/ip firewall filter add chain=input in-interface=ether2 protocol=tcp dst-port=8291 action=accept comment="Izinkan Winbox dari LAN" 2. Blokir ping dari internet
/ip firewall filter add chain=input in-interface=ether1 protocol=icmp action=drop comment="Blokir ping dari internet" 3. Tolak koneksi telnet dengan pesan
/ip firewall filter add chain=input protocol=tcp dst-port=23 action=reject reject-with=icmp-admin-prohibited comment="Tolak Telnet" D. Kesimpulan
-
allow (accept)digunakan untuk trafik yang diizinkan. -
dropdigunakan untuk memblokir secara diam-diam. -
rejectdigunakan untuk memblokir tetapi memberi notifikasi ke pengirim. -
Kombinasi ketiga jenis rule ini membentuk dasar keamanan Mikrotik.