A. Pengantar
Setelah interface diatur dan dinamai sesuai fungsinya, langkah penting berikutnya adalah memberikan alamat IP (IP Address) pada setiap interface.
Tanpa IP Address, perangkat jaringan tidak akan bisa saling berkomunikasi.
B. Pengertian IP Address di MikroTik
IP Address adalah identitas unik bagi setiap perangkat di jaringan agar bisa saling terhubung.
Pada router MikroTik, IP Address digunakan untuk:
-
Menghubungkan router dengan jaringan lokal (LAN)
-
Menghubungkan router ke jaringan Internet (WAN)
-
Menentukan jalur komunikasi antar jaringan (routing)
C. Jenis IP Address dalam Router MikroTik
| Jenis Jaringan | Contoh IP | Fungsi |
|---|---|---|
| LAN (Local Area Network) | 192.168.10.1/24 | Menghubungkan router dengan komputer/lokal |
| WAN (Wide Area Network) | 10.10.10.2/30 atau DHCP Client | Terhubung ke modem/ISP |
| Loopback (opsional) | 127.0.0.1 | Internal router (diagnostik) |
D. Format Penulisan IP Address
Format IP Address di MikroTik ditulis seperti berikut:
Alamat_IP/Subnet Contoh:
192.168.10.1/24 -
192.168.10.1 → alamat IP router
-
/24 → subnet mask 255.255.255.0
⚙️ Subnet menentukan seberapa banyak host (komputer) yang bisa berada dalam jaringan tersebut.
E. Menambahkan IP Address
IP Address dapat ditambahkan melalui Winbox atau CLI (Command Line Interface).
1️⃣ Melalui Winbox
-
Buka menu IP → Addresses
-
Klik tombol “+”
-
Isikan:
-
Address:
192.168.10.1/24 -
Interface: pilih interface LAN (misal
LAN-Lab)
-
-
Klik Apply → OK
Untuk WAN (misal dari ISP DHCP):
-
Pilih interface WAN (misal
ether1) -
Bisa isi manual IP publik, atau gunakan DHCP Client (akan dibahas terpisah)
2️⃣ Melalui CLI
Tambahkan IP untuk LAN:
/ip address add address=192.168.10.1/24 interface=LAN-Lab comment="IP LAN" Tambahkan IP untuk WAN:
/ip address add address=10.10.10.2/30 interface=WAN-ISP comment="IP WAN" Cek hasil:
/ip address print F. Menghapus IP Address
Jika salah menambahkan IP, dapat dihapus melalui:
Winbox:
-
Masuk ke IP → Addresses
-
Klik kanan pada IP → pilih Remove
CLI:
/ip address remove [find address="192.168.10.1/24"] G. Praktik Penugasan IP Address
Contoh topologi dasar:
| Interface | Fungsi | IP Address | Subnet | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| ether1 | WAN (ISP) | 10.10.10.2 | /30 | Menuju modem |
| ether2 | LAN | 192.168.10.1 | /24 | Ke switch/lab |
| ether3 | AULA | 192.168.11.1 | /24 | Ke AP Aula |
| ether4 | KELAS | 192.168.12.1 | /24 | Ke AP Kelas |
| ether5 | KEPSEK | 192.168.13.1 | /24 | Ke ruang kepala sekolah |
H. Mengecek IP yang Aktif
Untuk menampilkan semua IP yang sudah ditambahkan:
/ip address print Output akan menampilkan daftar IP, interface, dan statusnya.
I. Uji Konektivitas
Setelah IP diberikan, lakukan tes koneksi antar perangkat menggunakan ping.
Contoh dari PC ke router:
ping 192.168.10.1 Jika reply muncul, maka IP Address sudah aktif dan koneksi LAN berfungsi.
J. Tips Tambahan
-
Gunakan IP yang berbeda untuk tiap segmen jaringan agar tidak bentrok.
-
Gunakan komentar (comment) pada setiap IP agar mudah diidentifikasi.
/ip address set [find address=192.168.10.1/24] comment="LAN-Lab" -
Hindari menggunakan IP dari jaringan publik jika jaringanmu lokal.
K. Kesimpulan
-
IP Address adalah identitas jaringan yang wajib ada agar komunikasi dapat terjadi.
-
Setiap interface (LAN, WAN) harus memiliki IP Address yang berbeda subnet.
-
Konfigurasi bisa dilakukan lewat Winbox atau CLI.
-
Setelah konfigurasi, selalu lakukan uji ping untuk memastikan koneksi berhasil.