A. Pengantar
Dalam administrasi jaringan, keamanan router merupakan hal yang sangat penting.
Salah satu langkah dasar untuk menjaga keamanan router MikroTik adalah dengan mengelola user dan password.
Secara default, MikroTik hanya memiliki satu akun administrator:
Username: admin Password: (kosong) Kondisi ini sangat berisiko karena siapa pun yang terhubung ke jaringan bisa masuk ke router tanpa izin.
Oleh karena itu, pengaturan user dan password wajib dilakukan setelah reset atau instalasi awal.
B. Fungsi Manajemen User di MikroTik
-
Menjaga keamanan router dari akses tidak sah.
-
Membatasi hak akses pengguna (admin, operator, viewer).
-
Membuat beberapa akun agar setiap teknisi memiliki login masing-masing.
-
Memonitor aktivitas pengguna yang masuk ke router.
C. Jenis Hak Akses (Group) di MikroTik
| Group | Hak Akses | Keterangan |
|---|---|---|
| full | Semua hak (bisa konfigurasi apa saja) | Administrator |
| write | Bisa ubah konfigurasi, tapi tidak semua | Operator |
| read | Hanya bisa melihat konfigurasi tanpa mengubah | Viewer |
| (Custom) | Dapat dibuat sendiri sesuai kebutuhan | Opsional |
Contoh penggunaan:
Siswa di lab → “read”
Asisten lab → “write”
Guru / admin jaringan → “full”
D. Mengubah Password Default
Langkah pertama setelah instalasi RouterOS adalah mengganti password akun admin.
1️⃣ Melalui Winbox
-
Masuk ke Winbox.
-
Pilih menu:
System → Users -
Pilih user admin → klik Password.
-
Masukkan password baru (dua kali) → klik OK.
Gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol agar lebih aman.
Contoh:Adm!n@2025
2️⃣ Melalui CLI (Command Line Interface)
Gunakan perintah:
/password Maka akan muncul prompt:
old password: new password: ******** retype new password: ******** Atau langsung menggunakan:
/user set admin password=Adm!n@2025 E. Menambahkan User Baru
Untuk membedakan hak akses antar pengguna, buat akun baru sesuai kebutuhan.
1️⃣ Melalui Winbox
-
Masuk ke menu System → Users.
-
Klik tombol (+) Add New.
-
Isi data berikut:
-
Name:
operator1 -
Group:
write -
Password:
operator123
-
-
Klik OK.
2️⃣ Melalui CLI
/user add name=operator1 group=write password=operator123 Cek daftar user:
/user print F. Menghapus User Lama
Jika ada user yang sudah tidak digunakan, hapus dengan:
Winbox:
-
Buka System → Users
-
Pilih user → klik (-) Remove
CLI:
/user remove operator1 G. Mengubah Group atau Hak Akses User
Jika user ingin dinaikkan/diturunkan level hak aksesnya:
/user set operator1 group=full H. Membuat Group Kustom (Opsional)
Jika ingin membuat grup dengan hak akses tertentu:
/user group add name=helpdesk policy=read,winbox,ssh,web Kemudian tambahkan user:
/user add name=helpdesk1 group=helpdesk password=helpdesk123 I. Tips Keamanan Akun Router
✅ Selalu ganti password default segera setelah reset.
✅ Gunakan password kuat minimal 8 karakter.
✅ Buat akun berbeda untuk tiap pengguna router.
✅ Jangan gunakan akun “admin” untuk aktivitas harian.
✅ Backup konfigurasi router secara berkala.
✅ Gunakan SSH (bukan Telnet) untuk akses remote yang aman.
J. Contoh Praktik di Lab
| No | Nama User | Group | Password | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | admin | full | Adm!n@2025 | Default admin |
| 2 | operator1 | write | op123 | Operator jaringan |
| 3 | siswa | read | siswa01 | Hanya melihat konfigurasi |
K. Kesimpulan
-
Manajemen user & password di MikroTik adalah langkah dasar keamanan.
-
RouterOS memiliki 3 grup utama: full, write, dan read.
-
Pengaturan dapat dilakukan lewat Winbox atau CLI.
-
Disarankan setiap orang memiliki user masing-masing agar mudah mengontrol aktivitas konfigurasi.
Dengan pengelolaan user yang baik, router akan lebih aman, teratur, dan mudah dikelola.